Derita Perantauan: Curhat Seorang TKW

June 7th, 2009 · 5:27 pm @ masdan  -  16 Comments

Kemarin malam tiba-tiba saya dapat anugrah bisa mimpi bertemu dengan salah satu teman perempuan yang semenjak tiga tahun lalu merantau ke Malaysia menjadi TKW. Dia bisa dibilang cantik dan seksi walaupun tidak secantik dan seseksi Dewi Manohara -Istri Arjuna-, namun dia mempunyai semacam kelemahan, yaitu kurang mampu membaca posisi dan situasi dirinya sendiri sehingga sering sekali dia dibodohi, dimanfaatkan, dan dieksploitasi.

Dalam mimpi saya itu, raut mukanya kelihatan sangat payah. Matanya merah lebam seperti habis menangis seharian. Saya dapat menebak kalau dia tengah berada dalam permasalahan yang sangat membebani jiwanya.

Ternyata benar dugaan saya, dengan terbata-bata dia menceritakan permasalahan yang tengah dihadapinya. Ndak usahlah terlalu panjang lebar saya tulis apa permasalahan yang sedang menimpa teman saya ini, pastinya semua bisa mengira sendiri apa yang sepantasnya dan semestinya terjadi pada seorang TKW dengan Gelaran Indon di Negeri perantauan layaknya Malaysia, pasti tidak akan jauh dari yang namanya cacian dan penyiksaan dengan minimnya perlindungan dari negaranya.

Memang saya tidak bisa langsung menyalahkan orang-orang yang mencaci atau menyiksa teman saya itu, karena apa ? Karena memang dari awal, teman saya dan orang-orang lain yang sepenanggungan denganya –dapat dikatakan- juga telah salah, walaupun kesalahan tersebut tidak dapat dilimpahkan sepenuhnya kepada mereka.

“Salah ?? Tunggu dulu, apa yang sampeyan maksud salah ?? apakah sampeyan menyalahkan orang-orang yang telah bersusah payah menutupi kebutuhan dirinya, Kebutuhan Keluarganya, serta Kebutuhan Devisa negaranya dengan “menjual diri” kepada Negara Asing ?? Apakah Sampeyan Mengabaiakan Perjuangan Mereka ??” Sergah Pahing dengan Nada yang tinggi.

“Tidak, saya tidak mengabaikan peran mereka, sama sekali tidak.” Jawab saya. “ Tapi gini Lho Hing, Kebanyaka para TKI atau TKW itu berangkat tanpa modal pengetahuan dan ketrampilan yang cukup, dengan minimnya pengetahuan ataupun keterampilan apa mereka bisa bekerja dengan baik, apa mereka bisa dianggap terdidik ?? tidak akan bisa hing, mereka akan selalu tercaci, tereksploitasi, terbodohi dan tersubordinatkan terlepas dari kenyataan bahwa mereka memang seorang Pembantu, Pesuruh, Pekerja yang kedudukanya pastilah lebih rendah dari majikan. Apalagi ditambah dengan system penyaluran TKI atau TKW yang kelihatan asal-asalan, asal Perusahaan Penyalur bisa dapat uang, asal perusahaan penyalur bisa dapat keuntungan besar. Karena hanya mengejar asal-asal itulah kualifikasi kemampuan calon TKI atau TKW terabaikan”

“Tapi, tapi, tapi sampeyan jangan hanya ngritik asal ngritik … ” sanggah pahing.

“Lho memang sebagai seorang bocah ndeso, sayah hanya bisa ngasih pendapat ..” Jawab saya.

“Lalu Gimana ?? Apa Kita harus Narik Semua TKI atau TKW itu, apa Kita Tidak Usah Kirim Lagi TKI atau TKW lagi supaya mereka para TKI dan TKW ndak perlu dapat cacian atau penyiksaan dan kita sebagai bangsa ndak akan dapat penghinaan lagi …. ? ”

“Ya nggak gitu hing, kalau kita melakukan apa yang sampeyan usulkan tadi malah akan terjadi Kemudharatan yang lebih besar. Seperti halnya akan terjadi penumpukan pengangguran yang banyak serta yang tidak kalah penting, Indonesia akan kehilangan sumber Devisa yang cukup besar .. ” jawab saya ..

“Lalu .. ??!!” Pahing menimpali

“Ya solusi yang bisa dilakukan oleh pemerintah dan segenap aparat yang terkait dengan permasalahan ini mungkin dengan melakukan pembenahan besar-besaran dari segi birokrasi dan Peningkatan Manajemen Pelatihan ketrampilan bagi calon TKI atau TKW, selain itu Pemerintah juga harus lebih concern memberikan tambahan perlindungan kepada Para TKI dan TKW yang ada di Perantauan, walaupun sebenarnya Bargaining position Pemerintah untuk itu sangat minim. Nah, Yang Paling efektif sebenarnya adalah pembenahan dan peningkatan kesejahteraan rakyat dengan menyediakan lapangan kerja sebesar-besarnya, jadi Rakyat indonesia ndak bakalan kepikiran untuk Kerja di Luar Negeri. Tapi inilah yang sulit … ” Lanjut Saya.

“Angel, Susah ya ternyata …, mending kita nonton Sinetron Manohara saja Gimana ??” Tanya Pahing.

Belum sempat Menjawab, saya Terbangun terlebih dahulu akibat teriakan teman saya, Kliwon yang ngajakin saya main Futsal, Ah …..

Tags: , , , , , , ,

16 Comments → “Derita Perantauan: Curhat Seorang TKW”


  1. annosmile

    1 year ago

    memang tki menjadi dilema di bangsa ini
    selain sebahai penghasil devisa
    harga diri mereka sering diinjak2 di negara lain sebagai budak..


  2. annosmile

    1 year ago

    wah..pertamaX


  3. catatan dari istana

    1 year ago

    wah mimpi…


  4. casual cutie

    1 year ago

    betul jg mas, setidaknya para TKW sblm berangkat untuk bekerja diberikan pelatihan keterampilan dulu. jad bgt mereka tiba di tempat kerja, mereka bisa bekerja dgn baik dan hasilnya memuaskan.

    :keren: :ngudut:


  5. masdan

    1 year ago

    @ annosmile : Duh, Jadi Bingung …..

    @ Catatan dari Istana : Iyah, Untung hanya Mimpi .. Hehe

    @ casual Cutie : Tapi sayang, Banyak yang Mencari jalan pintas untuk kesana tanpa memperhatikan kemampuan diri, Jadinya ya begitulah …. :ngudut:


  6. thegands

    1 year ago

    @annosmile : karena minimnya pengetahuan mereka. Banyak kok yang bermodalkan keberanian. Ada jga yang terjerat omongan manis para pengirim TKI tersebut.

    @masdan : Sisi negeri sendiri dulu di perbaiki, seperti penangkapan oknum2 yang asal2an dalam pengirimnya. Begitu menurut saya, jadi di perbaiki dari dalam, bukan dari luar.


  7. masdan

    1 year ago

    @ thegands : di atas sayah ngasih opini bahwa perbaikan itu sebaiknya dilakukan dari dalam dan dari luar. Dari dalam Dengan Pembenahan Birokrasi sedangkan dari luar seperti yang sayah sebutkan di atas. Kalau hanya dilakukan satu sisi saja, menurut sayah kurang dapat berarti banyak. Tapi memang benar, Fokus perbaikanya memang lebih baik dari dalam Dulu … Makasih Mas/mbak … :ngudut:


  8. Raffaell

    1 year ago

    Oh tidak, manorhara lagi…. :haa:


  9. Rusa Bawean™

    1 year ago

    Malaysia oh Malaysia
    :)


  10. nA

    1 year ago

    kapan derita macam gini akan berakhir? selalu ada aja, cerita2 mengenaskan para TKI kita.


  11. AlvienRizki

    1 year ago

    wahhh mimpi toh….


  12. orangndut

    1 year ago

    TKI adalah pahlawan devisa negara, namun belum diperlakukan layaknya pahlawan yang dihormati dan dilindungi…


  13. pututik

    1 year ago

    mmm, ngimpinya untuk nggak sampe yang aneh2 :hi:


  14. diorockout

    1 year ago

    tarik semua TKI, asem malesa


  15. ndop

    1 year ago

    manohara main sinetron?
    hohoho.. laris manis nu sinetrone… hohoho..

    ayo dibedek, ki ngko didadekno pilm opo gak?? aku mbedek iyo! filme akan best seller pokoke…

    apik pokoke pilm tentang TKW kuwi.. durung enek khan? ayo sutradara suteradara, bikin film tantang tekawe! pasti asyik!


  16. masDan

    1 year ago

    @ all : inih Cuma Mimpi Lho, eh, tiba tiba mecungul melalui Mbokde Hajar …. ah,

    @ mas Ndop : Sdilut Ngkas Methu mas Sinetrone …


Leave a Reply

:hi: :ngamuk: :keren: :ngudut: :ngayal: :haa: :woi: more »